Sastra dan Bahasa

Sastra dan Bahasa

Sabtu, 02 Desember 2017

AMBER (엠버) – I JUST WANNA (FEAT. ERIC NAM) LYRICS



AMBER (엠버) – I JUST WANNA (FEAT. ERIC NAM) LYRICS

[Eric] When I first walked in the room
I saw your face
Baby girl I was so amazed
I caught you smiling back at me
But I didn’t know what to say
[Amber] Hey now baby boy ([Eric] Yeah yeah)
Don’t you know ([Eric] Yeah yeah)
I’m ready for you you you
Now boy what you gonna do
[Eric] Because I know you the one I’ve been searching for
[Amber] I know with you my life means more
[Eric] I wish I could say these things to you
[Amber] Come here baby boy let me listen to you
[Eric] I just wanna [All] Love you
Give me that chance wanna [All]  Hold you
Baby you know that [All] I need you I need you
[All] And I’m wondering all the time
If you love me come on over get to know me
Baby because I know you need me you need me
And I want you in my life yeah yeah
[Amber] Yeah cut to the chase we ain’t gotta play no games
The beating of my heart
Just tell me if you feel the same
This feeling is true you ain’t gotta play it cool
I’ve been searching all my life
Baby boy I know it’s you
[Eric] Because I know you the one I’ve been searching for
[Amber] I know with you my life means more
[Eric] I wish I could say these things to you
[Amber] Now come here baby boy let me listen to you
[Eric] I just wanna [All] Love you
Give me that chance wanna [All] Hold you
Baby you know that [All] I need you I need you
[All] And I’m wondering all the time
If you love me come on over get to know me
Baby because I know you need me you need me
And I want you in my life yeah yeah
[Eric] You make me go oh woah woah woah
I don’t wanna be alone no more
Oh woah woah woah
Without you I feel so cold yeah
[Amber] Because days without you they don’t feel the same
[All] Now I see just you and me
Baby you make everything complete
[All] I just wanna love you
Give me that chance wanna hold you
Baby you know that I need you [EricI need you
[Eric] And I’m wondering all the time ([Amber] wondering all the time)
[All] If you love me come on over get to know me
([Amber] get to know know me)
[All] Baby because I know you need me you need me
([Eric] Cause I need you)
[All] And I want you in my life yeah yeah
[All] ([Amber] Want you in my life) I just wanna love you
([Eric] Want you in my life yeah yeah)
Give me that chance wanna hold you
Baby you know that I [Amber] Need you I need you
[Amber] And I want you in my life
[All] Lalalalala lalalalala
Lalalalalala lalalalalala
irik Lagu Amber On My Own Dan Terjemahannya
Terjemahan Lirik Lagu Amber On My Own Feat Gen Neo Atau Translate Bahasa Indonesia. Ini adalah lagu Amber dari F(X) featuring Gen Neo yang dirilis 18 Mei 2016.



Romanization:
It’s okay it’s okay
oneuldo na malhalge
du nun sok neol barabomyeo

It’s okay it’s okay
na deo noryeok haebolge
heuteojin gureum soge yeah
gal goseul ilheodo

aryeonhan geuttae
sajin soge naui moseup
malgahge useossdeon
geuttae miso gieokhae
nunmure gidohae
‘Cause I’m on my own
where are you


 
It’s too late It’s too late
doedollil su eopsgie
gal goseul ilhgoseo tto hemaedo
neoreul (geurideon na)
geuriume neoreul tto

geuttae sajin soge naui moseup
malgahge useossdeon
geuttae miso gieokhae
nunmure gidohae
‘Cause I’m on my own

jinagan sangcheo
gaseum sok han kyeone namgyeo
oeropji anhge
hanbeonman dorabwa nareul kkok ana
hwanhan misoro where are you
(where are you
where are you)
yeojeonhi haneurui byeoreul baraboneunde

oneul heureuneun bismure nunmul
da gamchugo namyeon deo balkeun byeoldeuri
naeireul bichugil
paran haneure
where are you



English Version:

It’s okay it’s okay
I’ll lie and say It’s okay
So far I’ve gone to get to you

It’s okay it’s okay
You see through my hardened face
Trying to see the light
through the rain
Hoping that nothings gone

But still I hold on
this mask is running thin
I know I’m losing my senses
I pray each and every day
For me to stay awake
‘Cause I’m on my own
where are you

It’s too late It’s too late
Won’t believe I came too late
The bells rung me out
I’ve been knocked down
I’m done for good
I’m done for good

Though there’s no way

But still I hold on
this mask is running thin
I know I’m losing my senses
I pray each and every day
For me to stay awake
‘Cause I’m on my own

But still I hold on
my breath now is running thin
I don’t care that I’m losing
I want you here to stay
For you complete me
But I’m here alone where are you
Where are you

No more things left to say
I just wanted you to stay

Hold on this mask is running thin
I know I’m losing my senses
Pray each and every day
For me to stay awake
Cause I’m on my own
where are you



Terjemahannya Bahasa Indonesia:

Tidak apa-apa tidak apa-apa
Aku akan berbohong dan mengatakan tidak apa-apa
Sejauh ini aku sudah mengerti dirimu

Tidak apa-apa tidak apa-apa
Kau melihat melalui wajahku yang mengeras
Mencoba untuk melihat cahaya
melalui hujan
Berharap tidak ada yang pergi

Tapi tetap aku bertahan
topeng ini menipis
Aku tahu aku kehilangan akal sehatku
Aku berdoa setiap hari
Agar aku tetap terjaga
Karena aku sendiri
Di mana dirimu

Sudah terlambat, sudah terlambat
Tak akan percaya aku datang terlambat
Lonceng berbunyi keras
Aku sudah jatuh
Aku sudah selesai demi kebaikan
Aku sudah selesai demi kebaikan

Meskipun tak ada jalan

Tapi tetap aku bertahan
topeng ini menipis
Aku tahu aku kehilangan akal sehatku
Aku berdoa setiap hari
Agar aku tetap terjaga
Karena aku sendiri
Di mana dirimu

Tapi tetap aku bertahan
Napasku sekarang menipis
Aku tak peduli jika aku kalah
Aku ingin kau di sini
Karena kau melengkapi diriku
Tapi aku di sini sendirian, Di mana dirimu
Di mana dirimu

Tak ada lagi hal yang tersisa untuk dikatakan
Aku hanya ingin kau bertahan

Bertahan dalam topeng yang menipis ini
Aku tahu aku kehilangan akal sehatku
Aku berdoa setiap hari
Agar aku tetap terjaga
Karena aku sendiri
di mana dirimu

Jenis- Jenis Makna



Jenis- Jenis Makna 
Abstrak
Makalah ini menjelaskan tentang jenis-jenis makna berdasarkan teori dari Mansoer Pateda dalam bukunya yang berjudul Semantik Leksikal. Pada buku Semantics karangan Palmer dalam buku Pateda (1986: 53) didapati beberapa jenis makna, yaitu makna kognitif, makna idesional, makna denotasi, makna denotasi/ denotatif, makna afektif, makna ekstensi, makna emotif, makna intensi, makna kolokasi, makna konstruksi, makna luas, makna pusat, makna sempit, dan makna tematis.

1.     Pendahuluan
            Menurut Hornby makna adalah apa yang kita artikan atau apa yang kita maksud. Pendapat lain yang menyimpulkan pengertian makna adalah Ogden dan Richards. Mereka menyimpulkan makna adalah suatu perbendaharaan yang intrinsik, hubungan dengan benda-benda yang lain yang unik, yang tak dapat dianalisis, dan lain sebagainya.
            Persoalan makna tidak lantas berhenti pada apa pengertian makna saja. Namun, banyak hai lain yang juga termasuk pada kajian Semantik. Salah satunya, Makna dan jenis-jenisnyaa. Jenis makna dapat dibedakan menjadi 13 pembagian makna. Di antaranya, makna kognitif, makna idesional. Makna denotative, makna afektif, makna ekstentif, makna emotif, makna instensi, makna kolokasi, makna kontruksi, makna luas, makna pusat, makna sempit, dan makna tematis.
2.     Pembahasan
            Pendapat-pendapat menurut para ahli sangat banyak mengenai jenis-jenis makna. Pada buku Semantics karangan Palmer dalam buku Pateda (1986: 53) didapati beberapa jenis makna, yaitu makna kognitif, makna idesional, makna denotasi, dan makna preposisi. Masih banyak pendapat-pendapat mengenai jenis makna lain yang akan dijelaskan pada pembahasan di bawah ini.
2.1  Makna Kognitif
Pateda (1986: 59) menjelaskan bahwa makna kognitif adalah makna yang ditunjukan oleh acuannya, makna unsur yang sangat dekat hubungannya dengan dunia luar bahasa, obyek atau gagasan dan dapat dijelaskan berdasarkan analisis komponen.
Contohnya /pohon itu tinggi/, terlihat secara langsung atau terbayang sebatang pohon yang tinggi. Namun, belum dipersoalkan mengenai berapa tinggi pohon tersebut, dan pohon seperti apakah itu. Dalam hal ini pembicara mengatakan apa adanya dan yang dimaksud juga apa adanya.

2.2  Makna Idesional
Makna idesional adalah makna yang muncul sebagai akibat penggunaan leksem yang mempunyai konsep (Pateda, 1986: 57).
            Contohnya

2.3  Makna Denotasi/ Denotatif
Makna denotatif adalah makna lugas, polos, apa adanya, bersifat obyektif (Pateda, 1986: 55). Makna denotatif didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu. Makna denotatif ini dapat disebut dengan makna sebenarnya, bukan makna kiasan atau perumpamaan. Contohnya leksem /kursi/ mengandung makna denotatif “sejenis perkakas yang digunakan sebagai tempat duduk”. Makna leksem /kursi/ ini tidak diasosiasikan dengan hal-hal lain, atau bisa dikatakan leksem /kursi/ memiliki makna kursi yang sebenarnya.
2.4  Makna Afektif
Makna afektif merupakan makna yang muncul akibat reaksi pendengar atau pembaca terhadap  penggunaan bahasa (Pateda, 1986: 54). karena hal tersebut, makna afektif juga berhubungan dengan gaya bahasa. Contohnya /singgahlah sebentar ke pondok buruk kami/. Gabungan leksem pondok buruk kami mengandung makna efektif merendahkan diri.
Dalam makna afektif terlihat reaksi yang berhubungan dengan perasaan pendengar atau pembaca setelah mendengar atau membaca sesuatu. Contohnya /anak yang baik hati itu meninggal kemarin/, dengan mendengar seseoarang berkata demikian, pendengar akan merasa ikut berduka. Namun, jika seperti contoh /kamu laki-laki keparat/ akan mendapat reaksi lain bagi pendengar, karena leksem /keparat/ berhubungan dengan penghinaan. Jadi, makna afektif berhubungan dengan perasaan yang timbul setelah mendengar atau membaca sesuatu.

2.5  Makna Ekstensi
Makna ekstensi adalah makna yang mencakup semua cirri obyek atau konsep (Kridalaksana dalam buku Pateda (1986: 56). Misalnya leksem /ibu/ mengandung makna; (a) orang yang melahirkan anak, (b) perempuan, (c) telah menikah. Setiap leksem dapat diuraikan komponen-komponennya. Semua komponen yang membentuk pemahaman tentang leksem tersebut itulah yang dimaksud dengan makna ekstensi.

2.6  Makna Emotif
Makna emotif adalah makna yang timbul akibat adanya reaksi pembicara mengenai penilaian terhadap apa yang dipikirkan atau dirasakan. Contohnya leksem /meninggal, mati, tewas, mampus/ memiliki makna emotif yang berbeda. /Pak Kumis mampus tadi pagi/ berbeda dengan /Pak Kumis meninggal pagi tadi/. Pendengarakan mengasosiasikan dengan sifat Pak Kumis karena nilai rasa mampus dan meninggal tersebut berbeda.

2.7  Makna Intensi
Makna intense adalah makna yang menekankan maksud pembicara (Kridalaksana dalam Pateda, 1986: 58). Misalnya /pencuri itu lari/, makna dalam kelompok leksem ini adalah seseorang yang disebut pencuri, dan orang tersebut lari.

2.8  Makna Kolokasi
Makna kolokasi menurut Pateda adalah makna yang biasanya berhubungan dengan penggunaan beberapa leksem di dalam lingkungan yang sama. Contohnya pada leksem /garam, gula, sayur, tomat, bawang/ atau sebagainya berhubungan dengan lingkungan dapur.

2.9  Makna Konstruksi
Menurut Pateda makna konstruksi adalah makna yang terdapat dalam suatu konstruksi kebahasaan. Misalnya makna milik atau kepunyaan dinyatakan dengan urutan leksem atau menggunakan akhiran punya. Contohnya /rumah Boy/, /bukunya/, /tasku/, dan lain sebagainya.

2.10          Makna Luas
Makna luas menurut Pateda menunjukkan bahwa makna yang terkandung pada sebuah leksem lebih luas daripada yang kita perkirakan. Contohnya /sekolah kami menang dalam olimpiade/, maka yang dimaksud dengan /sekolah/ dalam kalimat tersebut bukan hanya mencakup pada gedungnya, namun juga guru-guru, siswa, dan pegawai yang bersangkutan.

2.11          Makna Pusat
Makna pusat menurut Pateda adalah makna yang dimiliki setiap leksem meskipun leksem tersebut tidak berada dalam konteksnya. Contoh /tas itu kecil/, maka makna pusatnya terdapat pada leksem /tas/.

2.12          Makna Sempit
Menurut Pateda makna sempit adalah makna yang lebih sempit dari keseluruhan ujaran. Misalnya pada leksem /ahli bahasa/, maka yang dimaksud bukan semua ahli, tetapi seseorang yang mengahlikan dirinya dalam bidang bahasa.

2.13          Makna Tematis
Makna tematis menurut Pateda adalah makna yang dikomunikasikan oleh pembicara atau penilis,baik melalui urutan leksem-leksem, fokus pembicaraan, maupun penekanan pembicaraan. Misalnya kalimat yang berbunyi /Ali anak dokter Bagus meninggal kemarin/, belum jlas yang dimaksud. Jika /Ali anak dokter Bagus, meninggal kemarin/, maka makna yang diinformasikan adalah anak dokter Bagus yang bernama Ali, meninggal kemarin.jika /Ali! Anak dokter Bagus, meninggal kemarin/, maka makna yang diinformasikan adalah anak dokter Bagus (tidak diketahui namanya) meninggal kemarin, dan informasi tersebut ditujukan kepada Ali.

3.     Penutup
Semua penjelasan pada pembahasan sebelumnya menjelaskan beberapa jenis-jenis makna menurut Pateda, masih banyak lagi beberapa jenis makna lain yang masih belum dijelaskan pada buku tersebut.


Daftar Pustaka
Pateda, Mansoer. 1986. Semantik Leksikal. Flores: Nusa Indah.